mitra kami

KEGIATAN SEBELUMNYA

ZIMBABWE: EMERALD HILL SCHOOL, HARARE.

Pembangunan pusat audiologi.
Tujuan: Solusi Pendengaran untuk 350 orang anak-anak berkaitan dengan program pendidikan. Mengingat situasi politik yang sangat sulit ,kami memusatkan perhatian pada pemenuhan kebutuhan dasar. Bermula pada tahun 2000 dilangsungkan kerjasama erat dengan Nico van der Merve (Agen Phonak di Afrika Selatan) dan kantor pusat Phonak, produsen alat bantu dengar dari Swiss.

NEPAL: DEVELOPMENT AID PROJECT.

Dr Lukas Eberle, seorang dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan, menyelenggarakan perkemahan selama dua minggu dengan tim internasional yang terdiri dari dokter telinga, hidung dan tenggorokan, ahli bedah dan ahli audiologi. Dicapai banyak hal yang menakjubkan dalam masa 14 hari. Sekitar seribu pasien mendapatkan pelayanan dan para dokter spesialis lokal mendapatkan pelatihan.

SOUTH AFRICA: EDUPLEX, CENTRE OF EXCELLENCE AND EDUCATION, PRETORIA.

Terdapat 450 orang anak-anak dari berbagai ras dan budaya dengan masalah pendengaran dan pendengaran normal dididik di sini menggunakan cara pengajaran khusus. Pendiri Phonak Andy Rihs dan Hans-UeliRihs menyediakan pembiayaan yang signifikan untuk proyek ini. Dalam sambutannya, Nelson Mandela berbicara tentang tingginya nilai inisiatif ini. Pada tahun-tahun pertama, sebagian besar kegiatan dan infrastruktur dibiayai oleh Right To Hear Foundation. Ide dan pengembangan lebih lanjut dari proyek ini muncul dari inisiatif Nico van der Merve. Didirikan pada tahun 2001.

INDONESIA:

Kami mendukung sekolah dengan Sistem FM untuk anak-anak dengan kesulitan mendengar di Indonesia yang memenuhi persyaratan Yayasan kami. Terdapat 100 orang anak dengan gangguan pendengaran yang sekarang bisa pergi ke sekolah umum dan dapat mengikuti kurikulum dengan bantuan Sistem FM. Kami mendukung program Sekolah Gema Indonesia, pra-sekolah terpadu pertama di Indonesia yang memungkinkan anak dengan gangguan pendengaran dapat menghadiri kelas bersama anak-anak pendengaran normal, dengan dukungan khusus dari para pendidik yang terlatih dan dukungan peralatan yang sesuai. Dukungan kami untuk proyek ini masih berlangsung hingga hari ini. Proyek kami yang terbaru adalah memfasilitasi Pinjaman Bank untuk Implan Koklea bagi anak-anak yang memenuhi persyaratan yayasan. Implan Koklea memungkinkan anak-anak yang lahir tuna rungu secara fungsional hingga belajar berbicara ke tingkat di mana mereka dapat masuk sekolah biasa tanpa bantuan khusus. Di Indonesia kita memiliki akses pelayanan dengan seorang mantan karyawan yang sangat berpengalaman dari Phonak, Manfred Stoifl (PT Alat Bantu Dengar Indonesia, Jakarta). Beliau memberikan bantuan yang cukup besar secara cuma-cuma, dalam bentuk diagnosis dan pengaturan alat bantu dengar, pelayanan teknis serta pelatihan.